Tampilkan postingan dengan label Asam Urat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Asam Urat. Tampilkan semua postingan

Kamis, 19 Januari 2023

Jus Lidah Buaya Jeruk Nipis untuk Asam Urat



Bahan:

 - 100 gram lidah buaya, kupas. Lalu direbus

- 100 gram ml air

- 1 sdt jeruk nipis

- 1 sdt gula putih, larutkan dalam 50 ml air panas. Kemudian aduk rata

Cara Membuat:

1. Campur lidah buaya dan air. Haluskan dengan blender.

2. Tuang ke dalam gelas. Tambahkan air jeruk nipis dan larutan gula. Kemudian aduk hingga rata.

3. Bagi yang suka dingin, bisa ditambahkan es batu.

4. Sajikan.


Jumat, 28 Oktober 2022

Pengaturan diet untuk penderita asam urat berdasarkan Golongan Darah



Makanan yang sebaiknya dihindari oleh penderita asam urat adalah makanan yang banyak mengandung purin tinggi. Berikut ini adalah penggolongan makanan berdasarkan kandungan purin:

  1. Golongan A : Makanan yang mengandung purin tinggi (150-800 mg/100 gram makanan) adalah usus, hati, ginjal, otak, jantung, paru, lain-lain jeroan, udang, remis, kerang, sardin, herring, ekstrak daging (abon, dendeng), ragi (tape), alkohol serta makanan dalam kaleng. 
  2. Golongan B : Makanan yang mengandung purin sedang (50-150 mg/100 gram makanan) adalah ikan yang tidak termasuk golongan A, daging sapi, kerang-kerangan, kacang-kacangan kering, kembang kol, bayam, asparagus, buncis, jamur, daun singkong, daun pepaya, kangkung.
  3. Golongan C : Makanan yang mengandung purin lebih ringan (0-50 mg/100 gram makanan) adalah keju, susu, telur, wortel, sayuran selain dari golongan B, dan buah-buahan.


Pengaturan diet sebaiknya segera dilakukan bila kadar asam urat melebihi 7 mg/dl dengan tidak mengonsumsi bahan makanan golongan A dan membatasi diri untuk mengonsumsi bahan makanan golongan B dalam jumlah yang terbatas. Juga membatasi diri mengonsumsi lemak serta tidak lagi makanan dari golongan A termasuk jeroan dan disarankan untuk banyak minum air putih. 

Apabila dengan pengaturan diet masih terdapat gejala-gejala peninggian asam urat darah, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter terdekat untuk penanganan lebih lanjut.

Hal yang juga perlu diperhatikan, jangan bekerja terlalu berat, cepat tanggap dan rutin memeriksakan diri ke dokter. Karena sekali menderita, biasanya gangguan asam urat akan terus berlanjut.

Konsumsi Makanan Tinggi Cairan Membantu Menurunkan Asam Urat



Konsumsi cairan yang tinggi dapat membantu membuang asam urat melalui urin. Karena itu, Anda disarankan untuk menghabiskan minum minimal sebanyak 2,5 liter atau 10 gelas sehari. Air minum ini bisa berupa air putih masak, teh, atau kopi. Selain dari minuman, cairan bisa diperoleh melalui buah-buahan segar yang mengandung banyak air. 

Buah-buahan yang disarankan adalah semangka, melon, blewah, nanas, belimbing manis, dan jambu air. Selain buah-buahan tersebut, buah-buahan yang lain juga boleh dikonsumsi karena buah-buahan sangat sedikit mengandung purin. Buah-buahan yang sebaiknya dihindari adalah durian, karena buah tersebut mempunyai kandungan lemak yang tinggi.


Senin, 30 Mei 2022

Komplikasi Hiperurisemia pada Ginjal

Komplikasi Hiperurisemia pada Ginjal



Tiga komplikasi hiperurisemia pada ginjal berupa batu ginjal, gangguan ginjal akut dan kronis akibat asam urat. Batu ginjal terjadi sekitar 10-25% pasien dengan gout primer. Kelarutan kristal asam urat meningkat pada suasana pH urin yang basa. Sebaliknya, pada suasana urin yang asam, kristal asam urat akan mengendap dan terbentuk batu. 

Gout dapat merusak ginjal, sehingga pembuangan asam urat akan bertambah buruk. Gangguan ginjal akut gout biasanya sebagai hasil dari penghancuran yang berlebihan dari sel ganas saat kemoterapi tumor. Penghambatan aliran urin yang terjadi akibat pengendapan asam urat pada duktus koledokus dan ureter dapat menyebabkan gagal ginjal akut. Penumpukan jangka panjang dari kristal pada ginjal dapat menyebabkan gangguan ginjal kronik.


Radang Sendi Akibat Kompilasi Hiperurisemia (Gouty Arthritis)

Radang Sendi Akibat Asam Urat (Gouty Arthritis)



Komplikasi hiperurisemia yang paling dikenal adalah radang sendi (gout). Telah dijelaskan sebelumnya bahwa, sifat kimia asam urat cenderung berkumpul di cairan sendi ataupun jaringan ikat longgar. Meskipun hiperurisemia merupakan faktor resiko timbulnya gout, namun, hubungan secara ilmiah antara hiperurisemia dengan serangan gout akut masih belum jelas. Atritis gout akut dapat terjadi pada keadaan konsentrasi asam urat serum yang normal. Akan tetapi, banyak pasien dengan hiperurisemia tidak mendapat serangan atritis gout.

Gejala klinis dari Gout bermacam-macam, yaitu, hiperurisemia tak bergejala, serangan akut gout, gejala antara(intercritical), serangan gout berulang, gout menahun disertai tofus.

Keluhan utama serangan akut dari gout adalah nyeri sendi yang amat sangat yang disertai tanda peradangan (bengkak, memerah, hangat dan nyeri tekan). Adanya peradangan juga dapat disertai demam yang ringan. Serangan akut biasanya puncaknya 1-2 hari sejak serangan pertama kali. Namun pada mereka yang tidak diobati, serangan dapat berakhir setelah 7-10 hari.  Serangan biasanya berawal dari malam hari. Awalnya terasa nyeri yang sedang pada persendian. Selanjutnya nyerinya makin bertambah dan terasa terus menerus sehingga sangat mengganggu.

Biasanya persendian ibu jari kaki dan bagian lain dari ekstremitas bawah merupakan persendian yang pertama kali terkena. Persendian ini merupakan bagian yang umumnya terkena karena temperaturnya lebih rendah dari suhu tubuh dan kelarutan monosodium uratnya yang berkurang. Trauma pada ekstremitas bawah juga dapat memicu serangan. Trauma pada persendian yang menerima beban berat tubuh sebagai hasil dari aktivitas rutin menyebabkan cairan masuk ke sinovial pada siang hari. Pada malam hari, air direabsorbsi dari celah sendi dan meninggalkan sejumlah MSU tofi pada kedua tangan.

Serangan gout akut berikutnya biasanya makin bertambah sesuai dengan waktu. Sekitar 60% pasien mengalami serangan akut kedua dalam tahun pertama, sekitar 78% mengalami serangan kedua dalam 2 tahun. Hanya sekitar 7% pasien yang tidak mengalami serangan akut kedua dalam 10 tahun.

Pada gout yang menahun dapat terjadi pembentuk tofi. Tofi adalah benjolan dari kristal monosodium urat yang menumpuk di jaringan lunak tubuh. Tofi merupakan komplikasi lambat dari hiperurisemia. Komplikasi dari tofi berupa nyeri, kerusakan dan kelainan bentuk jaringan lunak, kerusakan sendi dan sindrom penekanan saraf. 

Minggu, 22 Mei 2022

Komplikasi Hiperurisemia




1. Radang Sendi Akibat Asam Urat (Gouty Arthritis)

Komplikasi hiperurisemia yang paling dikenal adalah radang sendi (gout). Telah dijelaskan sebelumnya bahwa, sifat kimia asam urat cenderung berkumpul di cairan sendi ataupun jaringan ikat longgar. Meskipun hiperurisemia merupakan faktor resiko timbulnya gout, namun, hubungan secara ilmiah antara hiperurisemia dengan serangan gout akut masih belum jelas. Atritis gout akut dapat terjadi pada keadaan konsentrasi asam urat serum yang normal. Akan tetapi, banyak pasien dengan hiperurisemia tidak mendapat serangan atritis gout.

Gejala klinis dari Gout bermacam-macam, yaitu, hiperurisemia tak bergejala, serangan akut gout, gejala antara(intercritical), serangan gout berulang, gout menahun disertai tofus.

Keluhan utama serangan akut dari gout adalah nyeri sendi yang amat sangat yang disertai tanda peradangan (bengkak, memerah, hangat dan nyeri tekan). Adanya peradangan juga dapat disertai demam yang ringan. Serangan akut biasanya puncaknya 1-2 hari sejak serangan pertama kali. Namun pada mereka yang tidak diobati, serangan dapat berakhir setelah 7-10 hari.  Serangan biasanya berawal dari malam hari. Awalnya terasa nyeri yang sedang pada persendian. Selanjutnya nyerinya makin bertambah dan terasa terus menerus sehingga sangat mengganggu.

Biasanya persendian ibu jari kaki dan bagian lain dari ekstremitas bawah merupakan persendian yang pertama kali terkena. Persendian ini merupakan bagian yang umumnya terkena karena temperaturnya lebih rendah dari suhu tubuh dan kelarutan monosodium uratnya yang berkurang. Trauma pada ekstremitas bawah juga dapat memicu serangan. Trauma pada persendian yang menerima beban berat tubuh sebagai hasil dari aktivitas rutin menyebabkan cairan masuk ke sinovial pada siang hari. Pada malam hari, air direabsorbsi dari celah sendi dan meninggalkan sejumlah MSU tofi pada kedua tangan.

Serangan gout akut berikutnya biasanya makin bertambah sesuai dengan waktu. Sekitar 60% pasien mengalami serangan akut kedua dalam tahun pertama, sekitar 78% mengalami serangan kedua dalam 2 tahun. Hanya sekitar 7% pasien yang tidak mengalami serangan akut kedua dalam 10 tahun.

Pada gout yang menahun dapat terjadi pembentuk tofi. Tofi adalah benjolan dari kristal monosodium urat yang menumpuk di jaringan lunak tubuh. Tofi merupakan komplikasi lambat dari hiperurisemia. Komplikasi dari tofi berupa nyeri, kerusakan dan kelainan bentuk jaringan lunak, kerusakan sendi dan sindrom penekanan saraf. 

2. Komplikasi Hiperurisemia pada Ginjal

Tiga komplikasi hiperurisemia pada ginjal berupa batu ginjal, gangguan ginjal akut dan kronis akibat asam urat. Batu ginjal terjadi sekitar 10-25% pasien dengan gout primer. Kelarutan kristal asam urat meningkat pada suasana pH urin yang basa. Sebaliknya, pada suasana urin yang asam, kristal asam urat akan mengendap dan terbentuk batu. 

Gout dapat merusak ginjal, sehingga pembuangan asam urat akan bertambah buruk. Gangguan ginjal akut gout biasanya sebagai hasil dari penghancuran yang berlebihan dari sel ganas saat kemoterapi tumor. Penghambatan aliran urin yang terjadi akibat pengendapan asam urat pada duktus koledokus dan ureter dapat menyebabkan gagal ginjal akut. Penumpukan jangka panjang dari kristal pada ginjal dapat menyebabkan gangguan ginjal kronik.


Kamis, 19 Mei 2022

Apa Itu Hiperurisemia?



Hiperurisemia adalah istilah kedokteran yang mangacu pada kondisi kadar asam urat dalam darah melebihi “normal” yaitu lebih dari 7,0 mg/dl. Hiperurisemia dapat terjadi akibat meningkatnya produksi ataupun menurunnya pembuangan asam urat, atau kombinasi dari keduanya. Kondisi menetapnya hiperurisemia menjadi predisposisi (faktor pendukung) seseorang mengalami radang sendi akibat asam urat (gouty arthritis), batu ginjal akibat asam urat ataupun gangguan ginjal.

Faktor risiko yang menyebabkan orang terserang penyakit asam urat adalah pola makan, kegemukan, dan suku bangsa.

Di dunia, suku bangsa yang paling tinggi prevalensinya pada orang Maori di Australia. Prevalensi orang Maori terserang penyakit asam urat tinggi sekali, sedangkan di Indonesia prevalensi tertinggi pada penduduk pantai dan yang paling tinggi di daerah Manado-Minahasa karena kebiasaan atau pola makan ikan dan mengonsumsi alkohol.

Alkohol menyebabkan pembuangan asam urat lewat urine itu ikut berkurang sehingga asam uratnya tetap bertahan di dalam darah. Konsumsi ikan laut yang tinggi juga mengakibatkan asam urat.

Asupan yang masuk ke tubuh juga mempengaruhi kadar asam urat dalam darah. Makanan yang mengandung zat purin yang tinggi akan diubah menjadi asam urat. Purin yang tinggi terutama terdapat dalam jeroan, sea food: udang, cumi, kerang, kepiting, ikan teri.

Kalau menurut hasil pemeriksaan laboratorium kadar asam urat terlalu tinggi, kita perlu memperhatikan masalah makanan. Makanan dan minuman yang selalu dikonsumsi apakah merupakan pemicu asam urat. Pada orang gemuk, asam urat biasanya naik sedangkan pengeluarannya sedikit. Maka untuk keamanan, orang biasanya dianjurkan menurunkan berat badan.

Hal yang paling penting untuk diketahui adalah kalau asam urat tinggi dalam darah, tanpa kita sadari akan merusak organ-organ tubuh, terutama ginjal, karena saringannya akan tersumbat. Tersumbatnya saringan ginjal akan berdampak munculnya batu ginjal, atau akhirnya bisa mengakibatkan gagal ginjal.

Asam urat pun merupakan faktor risiko untuk penyakit jantung koroner. Diduga kristal asam urat akan merusak endotel (lapisan bagian dalam pembuluh darah) koroner. Karena itu, siapa pun yang kadar asam uratnya tinggi harus berupaya untuk menurunkannya agar kerusakan tidak merembet ke organ-organ tubuh yang lain.

 

Minggu, 27 Maret 2022

Resep Kunir Putih Untuk Obat Asam Urat

 

Bunga Kunir Putih

Kunir Putih

Bahan:

- Beberapa siung kunir putih (Curcuma Zedoaria) 

Cara Meramu:
  1. Cuci sampai bersih, adapun kulitnya jangan dikupas. 
  2. Setelah bersih diiris tipis-tipis seperti mengiris bawang kemudian hasil irisan tersebut dijemur sampai kering. 
  3. Setelah kerig ditumbuk atau digiling hingga menjadi bubuk halus.

Cara Minum Kunir Putih (Curcuma Zedoaria)
  1. Dengan cara Seduh: Campurkan 1 sendok teh (diperes) bubuk Kunir Putih(Curcuma Zedoaria) dengan setengah gelas (200ml) air hangat, aduk sampai rata lalu diminum.
  2. Dengan cara Kapsul: Masukkan 1 sendok teh (diperes) bubuk kunir putih(Curcuma Zedoaria) ke dalam kulit kapsul kosong(bisa dibeli di Apotek) kemudian minum dengan air hangat.

Minggu, 30 Januari 2022

Jus Warna-Warni Untuk Penderita Asam Urat

 1. Jus Semangka Mix Tomat



Bahan: 

- 75 gram tomat, kupas, buang bijinya
- 150 gram semangka tanpa biji, potong kecil-kecil
- ½ gelas yoghurt
- Es serut secukupnya

Cara membuat:

1. Semua bahan blender sampai halus. 
2. Tuang ke dalam gelas. 
3. Sajikan segera.


2. Jus Pisang, Mangga & Melon



Bahan:

- 50 gram pisang, kupas
- 150 gram mangga matang, kupas potong kecil-kecil
- 2 sdm air jeruk lemon
- Es batu secukupnya

Cara Membuat:

1. Campur semua bahan lalu diblender. 
2. Tuang ke dalam gelas. 
3. Tambahkan es batu dan sajikan. 



3. Kiwi Smoothies



Bahan:

- 150 gram kiwi, kupas, potong-potong
- 60 gram kacang kapri manis, potong-potong
- 150 ml yoghurt tawar/plain yoghurt
- 1 sdm air jeruk nipis
- 1 sdm madu
- 3 potong es batu

Cara Membuat:

  1. Masukkan potongan kiwi, kapri, yoghurt, air jeruk nipis, madu dan es batu ke dalam tabung blender. Haluskan hingga lembut. Tuang jus ke dalam gelas saji. Hidangkan segera. 

Senin, 17 Januari 2022

Daun Sukun dan Daun Greges Otot untuk Mengobati Asam Urat

 

Daun Sukun


Daun Greges Otot

Bahan:

  • 15 gr daun Sukun yang telah dikeringkan (ambil daun sukun segar, cuci sampai bersih, rajang dan angin-anginkan sampai kering)
  • Segenggam daun Greges Otot
  • Madu atau Gula Batu secukupnya
  • 1 gelas air mendidih

Cara Meramu:

1. Seduh daun Sukun, lalu saring.
2. Setelah dingin, bila perlu, campurkan Madu atau Gula Batu. 
3. Minum ramuan ini dua kali sehari selama sepuluh hari.

Rabu, 29 Desember 2021

Terapi Herbal Untuk Obat Asam Urat

 Sumber Gambar : https://www.google.com/search?q=daun+sukun%2Basam+urat&tbm


Asam urat (bahasa Inggris: uric acid, urate) adalah senyawa turunan purina dengan rumus kimia C5H4N4O3 dan rasio plasma antara 3,6 mg/dL (~214µmol/L) dan 8,3 mg/dL (~494µmol/L) (1 mg/dL = 59,48 µmol/L). Kelebihan (hyperuricemia) atau kekurangan (hyporuricemia) kadar asam urat dalam plasma darah ini sering menjadi indikasi adanya penyakit atau gangguan pada tubuh manusia.

Pada manusia, asam urat merupakan produk terakhir lintasan katabolisme nukleotida purina, sebab tiadanya enzim urikase yang mengkonversi asam urat menjadi alantoin. Kadar asam urat yang berlebih dapat menimbulkan batu ginjal dan/atau pirai di persendian. 

Penyakit asam urat merupakan akibat dari konsumsi zat purin secara berlebihan. Purin diolah tubuh menjadi asam urat, tapi jika kadar asam urat berlebih, ginjal tidak mampu mengeluarkan sehingga kristal asam urat menumpuk di persendian. Akibatnya sendi terasa nyeri, bengkak, dan meradang. 

Asam urat adalah penyakit dari sisa metabolisme zat purin yang berasal dari sisa makanan yang kita konsumsi. Purin sendiri adalah zat yang terdapat dalam setiap bahan makanan yang berasal dari tubuh makhluk hidup. Dengan kata lain, dalam tubuh makhluk hidup terdapat zat purin ini, lalu karena kita memakan makhluk hidup tersebut, maka zat purin tersebut berpindah ke dalam tubuh kita. Berbagai sayuran dan buah-buahan juga terdapat purin. Purin juga dihasilkan dari hasil perusakan sel-sel tubuh yang terjadi secara normal atau karena penyakit tertentu. Biasanya asam urat menyerang pada usia lanjut, karena penumpukan bahan purin ini.

Ada beberapa jenis makanan yang merupakan pantangan bagi penderita asam urat. Hal ini dikarenakan banyaknya kandungan purin dalam makanan tersebut. Beberapa jenis makanan dengan kandungan purin tinggi tersebut antara lain sebagai berikut.

  1. Jeroan, seperti ginjal, limpa, babat, usus, hati, paru dan otak
  2. Seafood, seperti udang, cumi-cumi, sotong, kerang, remis, tiram, kepiting, ikan teri, ikan sarden
  3. Ekstrak daging seperti abon dan dendeng
  4. Makanan yang sudah dikalengkan (contoh : kornet sapi, sarden)
  5. Daging kambing, daging sapi, dan daging kuda
  6. Bebek, angsa dan kalkun
  7. Kacang-kacangan, seperti kacang kedelai (termasuk hasil olahan seperti tempe, tauco, oncom, susu kedelai), kacang tanah, kacang hijau, tauge, melinjo, dan emping
  8. Sayuran, seperti kembang kol, bayam, asparagus, buncis, jamur kuping, daun singkong, daun pepaya, dan kangkung
  9. Keju, telur, krim, es krim, kaldu atau kuah daging yang kental
  10. Buah-buahan tertentu seperti durian, nanas, dan air kelapa
  11. Makanan yang digoreng atau bersantan atau dimasak dengan menggunakan margarin/mentega
  12. Makanan kaya protein dan lemak

Untuk mencegah atau mengobati penyakit asam urat, ada beberapa tips khusus sebagai berikut.

  1. Konsumsi makanan yang mengandung potasium tinggi seperti kentang, yogurt, dan pisang
  2. Konsumsi buah yang banyak mengandung vitamin C, seperti jeruk, pepaya, dan strawberry
  3. Contoh buah dan sayuran untuk mengobati penyakit asam urat, seperti buah naga, belimbing wuluh, jahe, labu kuning, sawi hijau, sawi putih, serai, dan tomat
  4. Perbanyak konsumsi karbohidrat kompleks seperti nasi, singkong, roti, dan ubi
  5. Kurangi konsumsi karbohidrat sederhana jenis fruktosa seperti gula, permen, arum manis, gulali, dan sirup
  6. Jangan minum aspirin
  7. Jangan bekerja terlalu keras/kelelahan
  8. Pada orang yang kegemukan (obesitas), biasanya kadar asam urat cepat naik tapi pengeluaran sedikit, maka sebaiknya turunkan berat badan dengan olahraga yang cukup
  9. Sesuaikan asupan energi dengan kebutuhan tubuh, berdasarkan tinggi dan berat badan

Pengobatan penyakit asam urat dapat juga dilakukan dengan cara herbal. Beberapa tanaman herbal yang dapat dimanfaatkan untuk pengobatan asam urat diantaranya sirsak, daun salam, labu siam, cuka apel, kentang, dan daun sukun. Berikut ini cara pembuatan ramuan herbal untuk pengobatan penyakit asam urat.

1. Juice sirsat

Bahan : buah sirsak, ambil daging buahnya dan pisahkan dari bijinya

Cara membuat :

  • Blender buah sirsak dengan air secukupnya
  • Tambahkan sedikit madu

Penggunaan : minum juice sirsak setiap hari


2. Rebusan daun salam

Bahan : 7 lembar daun salam

Cara membuat :

  • Rebus daun salam dengan dua gelas air sampai tinggal satu gelas

Penggunaan : minum rebusan daun salam setiap hari dua kali yaitu pagi dan sore


3. Ramuan sari labu siam

Bahan : labu siam

Cara membuat :

  • Kupas dan cuci labu dengan air mengalir
  • Parut labu siam 
  • Saring dan ambil airnya

Penggunaan : minum air labu siam tersebut setiap hari


4. Cuka apel

Bahan : cuka apel dan madu

Cara membuat : 

  • Campur cuka apel yang sudah jadi dengan satu sendok madu
  • Tambahkan dua sendok makan cuka apel plus air hangat

Penggunaan : minum ramuan cuka apel setiap hari selama satu minggu


5. Juice kentang-apel

Bahan : kentang mentah dan apel

Cara membuat :

  • Kupas kentang dan apel lalu cuci bersih dengan air yang mengalir
  • Blender kentang dan apel 
  • Tambahkan sedikit madu

Penggunaan : minum juice kentang apel setiap hari


6. Rebusan daun sukun

Bahan :

  • 15 gr daun Sukun yang telah dikeringkan (ambil daun sukun segar, cuci sampai bersih, rajang dan angin-anginkan sampai kering)
  • Segenggam daun Greges Otot
  • Madu atau Gula Batu secukupnya
  • 1 gelas air mendidih

Cara membuatnya :

  • Seduh daun Sukun, lalu saring. Setelah dingin, bila perlu, campurkan madu atau gula batu. 

Penggunaan : Minum ramuan ini dua kali sehari selama sepuluh hari

Senin, 22 November 2021

Gejala Asam Urat

 




Gejala asam urat sangat penting untuk dikenali karena penyakit ini sangat rentan terjadi kepada siapa saja. Asam urat adalah jenis penyakit yang sangat mengganggu bagi penderitanya karena menyebabkan nyeri di persendian yang bisa menyebabkan terhambatnya aktivitas. Oleh karena itu, sangat penting untuk mengenali gejala asam urat agar tindakan pencegahan terhadap penyakit ini dapat segera dilakukan. 

Gejala asam urat yang harus Anda waspadai antara lain adalah meningkatnya kadar purin dalam tubuh baik yang berasal dari makanan dan yang berasal dari metabolisme. Gejala asam urat dapat dilihat juga dari segi fisik.Gejala asam urat pertama yang harus diwaspadai adalah munculnya nyeri yang hebat yang dirasakan penderita pada satu atau beberapa sendi. Hal ini dikarenakan asam urat yang berlebihan dalam tubuh menumpuk dalam persendian yang menyebabkan nyeri yang biasanya tidak tertahankan.

Gejala asam urat berupa nyeri pada persendian ini biasanya memburuk pada malam hari. Sendi yang mengandung asam urat tinggi akan membengkak dan melepuh jika kadar asam sudah sangat tinggi. Gejala asam urat ini tampak  juga dari kulit di daerah persendian yang terasa nyeri tersebut. Kulit akan tampak merah bahkan dalam kondisi yang parah akan berubah menjadi merah keunguan. Gejala asam urat juga mudah dikenali dari peningkatan suhu di kulit yang terasa nyeri. Kulit akan terasa panas dan terlihat mengkilat serta mengencang. Jika tersentuh, bagian yang bengkak ini akan terasa sangat sakit.

Sendi yang sering mengalami gangguan asam urat adalah sendi di bagian pangkal ibu jari kaki, pergelangan kaki, lutut, dan pergelangan tangan. Gejala asam urat berupa nyeri di persendian ini terjadi karena kristalisasi asam urat yang terbentuk dalam sendi-sendi perifer. Hal ini dikarenakan daerah persendian tersebut lebih dingin daripada di pusat tubuh. Dalam suhu yang dingin urat cenderung membeku. Gejala asam urat yang lain yang bisa terjadi akibat kristalisasi dalam persendian ini adalah rasa kesemutan yang sangat parah.

Selain itu, gejala asam urat juga bisa terlihat dari keadaan tubuh tidak sehat seperti demam, menggigil, dan rasa tidak enak badan. Gejala asam urat lain seperti denyut jantung yang sangat cepat bisa juga terjadi. Gejala asam urat umumnya akan muncul pada usia pertengahan untuk pria, sedangkan pada wanita gejala asam urat akan mulai muncul setelah menopause. Serangan asam urat berupa gejala awal yang terasa pada persendian biasanya akan berlangsung selama beberapa hari dan kemudian menghilang sampai dengan serangan berikutnya.

Akan lebih jelasnya bisa kita dalam tanda-tanda sebagai berikut:

  1. Adanya peningkatan asam urat darah.
  2. Terdapat kristal urat yang khas dalam cairan sendi.
  3. Terdapat tofus yang telah dibuktikan dengan pemeriksaan kimia.
  4. Terjadi lebih dari satu kali serangan nyeri di persendian.
  5. Adanya serangan di satu sendi, terutama sendi ibu jari kaki.
  6. Sendi tampak kemerahan.
  7. Adanya pembengkakan tidak simetris di satu sendi.
  8. Tidak adanya bakteri saat terjadi serangan dan peradangan.
  9. Kesemutan dan linu.
  10. Badan pegal-pegal, sakit otot, sakit persendian lutut, pinggang, punggung, pinggul, pundak, bahu dan sering buang air kecil.


Gejala asam urat harus benar-benar diwaspadai untuk menghindari serangan asam urat yang lebih parah.

Minggu, 17 Oktober 2021

Diet Bagi Penderita Asam Urat




Asam urat adalah penyakit yang disebabkan oleh berlebihnya kandungan asam urat di dalam darah. Jika kadar asam urat berlebih, ginjal tidak akan sanggup mengaturnya sehingga kelebihan itu akan menumpuk pada jaringan dan sendi. Kandungan asam urat yang tinggi menyebabkan nyeri dan sakit di persendian yang amat sangat, jika sudah sangat parah, penderita bisa tidak bisa jalan. Soal makanan penderita asam urat harus berhati-hati. Ada beberapa syarat diet yang dilakukan para penderita asam urat, di antaranya:

1. Pembatasan purin

Apabila telah terjadi pembengkakan sendi maka penderita gangguan asam urat harus melakukan diet bebas purin. Purin sendiri adalah zat yang terdapat dalam setiap bahan makanan yang berasal dari tubuh makhluk hidup. Dengan kata lain, dalam tubuh makhluk hidup terdapat zat purin ini, lalu karena kita memakan makhluk hidup tersebut, maka zat purin tersebut berpindah ke dalam tubuh kita. 

Berbagai sayuran dan buah-buahan mengandung purin. Diet untuk menghindari zat ini sangatlah sulit, yang bisa dilakukan adalah membatasi asupan purin menjadi 100-150 mg purin per hari (diet normal biasanya mengandung 600-1.000 mg purin per hari).

2. Kalori sesuai kebutuhan

Jumlah asupan kalori harus benar disesuaikan dengan kebutuhan tubuh berdasarkan pada tinggi dan berat badan. Penderita gangguan asam urat yang kelebihan berat badan, berat badannya harus diturunkan dengan tetap memperhatikan jumlah konsumsi kalori. Asupan kalori yang terlalu sedikit juga bisa meningkatkan kadar asam urat karena adanya keton bodies yang akan mengurangi pengeluaran asam urat melalui urin.

3. Tinggi karbohidrat

Karbohidrat kompleks seperti nasi, singkong, roti dan ubi sangat baik dikonsumsi oleh penderita gangguan asam urat karena akan meningkatkan pengeluaran asam urat melalui urin. Konsumsi karbohidrat kompleks ini sebaiknya tidak kurang dari 100 gram per hari. 

Karbohidrat sederhana jenis fruktosa seperti gula, permen, arum manis, gulali, dan sirop sebaiknya dihindari karena fruktosa akan meningkatkan kadar asam urat dalam darah.

4. Rendah protein

Protein terutama yang berasal dari hewan dapat meningkatkan kadar asam urat dalam darah. Sumber makanan yang mengandung protein hewani dalam jumlah yang tinggi, misalnya hati, ginjal, otak, paru dan limpa. Asupan protein yang dianjurkan bagi penderita gangguan asam urat adalah sebesar 50-70 gram/hari atau 0,8-1 gram/kg berat badan/hari. Sumber protein yang disarankan adalah protein nabati yang berasal dari susu, keju dan telur.

5. Rendah lemak

Lemak dapat menghambat ekskresi asam urat melalui urin. Makanan yang digoreng, bersantan, serta margarine dan mentega sebaiknya dihindari. Konsumsi lemak sebaiknya sebanyak 15 persen dari total kalori.

6. Tinggi cairan

Konsumsi cairan yang tinggi dapat membantu membuang asam urat melalui urin. Karena itu, Anda disarankan untuk menghabiskan minum minimal sebanyak 2,5 liter atau 10 gelas sehari. Air minum ini bisa berupa air putih masak, teh, atau kopi. Selain dari minuman, cairan bisa diperoleh melalui buah-buahan segar yang mengandung banyak air. 

Buah-buahan yang disarankan adalah semangka, melon, blewah, nanas, belimbing manis, dan jambu air. Selain buah-buahan tersebut, buah-buahan yang lain juga boleh dikonsumsi karena buah-buahan sangat sedikit mengandung purin. Buah-buahan yang sebaiknya dihindari adalah durian, karena buah tersebut mempunyai kandungan lemak yang tinggi.

7. Tanpa alkohol

Berdasarkan penelitian diketahui bahwa kadar asam urat mereka yang mengonsumsi alkohol lebih tinggi dibandingkan mereka yang tidak mengonsumsi alkohol. Hal ini adalah karena alkohol akan meningkatkan asam laktat plasma. Asam laktat ini akan menghambat pengeluaran asam urat dari tubuh. 

Konsultasikan selalu penyakit asam urat Anda dengan dokter ahli reumatologi. Hal ini sangat penting untuk menentukan pengobatan mana yang tepat untuk Anda.


Pengaturan diet untuk penderita asam urat

Makanan yang sebaiknya dihindari oleh penderita asam urat adalah makanan yang banyak mengandung purin tinggi. Berikut ini adalah penggolongan makanan berdasarkan kandungan purin:

  1. Golongan A: Makanan yang mengandung purin tinggi (150-800 mg/100 gram makanan) adalah usus, hati, ginjal, otak, jantung, paru, lain-lain jeroan, udang, remis, kerang, sardin, herring, ekstrak daging (abon, dendeng), ragi (tape), alkohol serta makanan dalam kaleng. 
  2. Golongan B: Makanan yang mengandung purin sedang (50-150 mg/100 gram makanan) adalah ikan yang tidak termasuk golongan A, daging sapi, kerang-kerangan, kacang-kacangan kering, kembang kol, bayam, asparagus, buncis, jamur, daun singkong, daun pepaya, kangkung.
  3. Golongan C: Makanan yang mengandung purin lebih ringan (0-50 mg/100 gram makanan) adalah keju, susu, telur, wortel, sayuran selain dari golongan B, dan buah-buahan.


Pengaturan diet sebaiknya segera dilakukan bila kadar asam urat melebihi 7 mg/dl dengan tidak mengonsumsi bahan makanan golongan A dan membatasi diri untuk mengonsumsi bahan makanan golongan B dalam jumlah yang terbatas. Juga membatasi diri mengonsumsi lemak serta tidak lagi makanan dari golongan A termasuk jeroan dan disarankan untuk banyak minum air putih. 

Apabila dengan pengaturan diet masih terdapat gejala-gejala peninggian asam urat darah, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter terdekat untuk penanganan lebih lanjut.

Hal yang juga perlu diperhatikan, jangan bekerja terlalu berat, cepat tanggap dan rutin memeriksakan diri ke dokter. Karena sekali menderita, biasanya gangguan asam urat akan terus berlanjut.


Selasa, 12 Oktober 2021

Sumber Penyakit Asam Urat.




Apa Itu Asam Urat...?

Asam urat merupakan salah satu penyakit tertua, karena sudah ada sejak 2000 tahun yang silam. Karena dahulu penderitanya kebanyakan para kaum bangsawan, maka penyakit ini disebut juga “penyakit para raja”. Memang hanya kaum bangsawan yang mampu mengonsumsi makanan dan minuman yang enak-enak. Namun, saat ini asam urat bisa melanda siapa saja dan di mana saja.

Asam Urat sering dialami oleh banyak orang sekarang ini. Bahkan, orang yang masih tergolong muda juga sering ditimpa penyakit ini. Penyakit ini laksana anak panah yang terlepas dari busurnya. Karena asam urat bisa menyerang persendian dengan cepat. Bayangkan saja, di saat Anda bangun pagi tiba-tiba ibu jari kaki dan pergelangan kaki Anda terasa terbakar, sakit dan membengkak. 

Bahkan selimut yang Anda gunakan bisa saja terasa seperti batu yang sangat berat. Itulah akibat asam urat atau biasa disebut juga arthritis gout. Dr. Handrawan Nadesul menyatakan bahwa normalnya kadar asam urat dalam tubuh kita antara 3-7 mg/dL. Bila asam urat lebih dari tujuh, orang dikategorikan mengidap asam urat tinggi. Artinya, metabolisme purin dalam tubuhnya terganggu.

Dalam jurnal Neurology juga menyatakan, kadar asam urat yang tinggi juga bisa meningkatkan risiko terkena stroke ringan yang dapat menyebabkan kemunduran mental pada lansia. Para peneliti dari Johns Hopkins University menemukan, pada orang usia di atas 60 tahun, dengan kadar asam urat tinggi, memperlihatkan kejadian stroke ringan daripada yang kadar asam uratnya lebih rendah.

Tim yang sama juga mendapati hubungan antara kadar asam urat yang meningkat dengan rendahnya kemampuan dalam tes memori dan kecepatan berpikir. “Kami menemukan kadar asam urat berkaitan dengan dua gangguan kognitif sedang itu, juga stroke ringan. Kami memang harus mempelajari lebih jauh bagaimana keterkaitan itu berlangsung,” kata ketua tim peneliti, Dr. David Schretlen.

Asam urat (uric acid), dalam The Merck Index, an Encyclopedia of Chemicals and Drugs, edisi ke-9, dinyatakan sebagai suatu senyawa alkaloida turunan purin (xanthine). Senyawa, yang ditemukan pertama kali oleh Scheele pada tahun 1776, ini merupakan produk akhir dari metabolisme nitrogen pada burung dan hewan melata. Ia bisa ditemukan pada hasil ekskresi kedua jenis hewan tersebut dan pada urin hewan pemakan daging.

Asam urat merupakan kristal putih, tidak berbau dan berasa, mengalami dekomposisi dengan pemanasan menjadi asam sianida (HCN), sangat sukar larut dalam air, larut dalam gliserin dan alkali.

Menurut Mathews (1991) dalam bukunya Biochemistry, asam urat dihasilkan oleh setiap makhluk hidup akibat proses metabolisme utama yaitu, suatu proses kimia dalam inti sel yang berfungsi menunjang kelangsungan hidup. Proses dimulai dari makanan berupa karbohidrat, protein, dan selulosa (serat) melalui suatu jalur proses kimia yaitu siklus KREBS yang akan menghasilkan tenaga (energi) dan bahan-bahan kimia yang dibutuhkan tubuh. Bila terjadi penyimpangan dalam proses ini, terutama terjadi pada orang berusia 40 tahun ke atas atau manula, maka asam urat akan menumpuk.

Asam urat sendiri disebabkan karena tingginya kadar asam urat di dalam darah. Akibatnya terjadi penumpukan kristal di daerah persendian sehingga menimbulkan rasa sakit. Selain itu, asam urat juga menyerang ibu jari kaki, dapat membentuk tofi atau endapan natrium urat dalam jaringan di bawah kulit. Bahkan juga bisa menyebabkan terbentuknya batu ginjal.

Dari asumsi-asumsi di atas dapat ditarik sebuah pengertian dari asam urat itu sendiri. Asam urat adalah sisa metabolisme zat purin yang berasal dari makanan yang kita konsumsi. Ini juga merupakan hasil samping dari pemecahan sel dalam darah.

Purin sendiri adalah zat yang terdapat dalam setiap bahan makanan yang berasal dari tubuh makhluk hidup. Dengan kata lain, dalam tubuh makhluk hidup terdapat zat purin ini, lalu karena kita memakan makhluk hidup tersebut, maka zat purin tersebut berpindah ke dalam tubuh kita. Berbagai sayuran dan buah-buahan juga terdapat purin. Purin juga dihasilkan dari hasil perusakan sel-sel tubuh yang terjadi secara normal atau karena penyakit tertentu.

Hal tersebut serupa dengan pendapat Prof. Dr. WH bahwa asam urat adalah peradangan sendi akut yang disebabkan oleh pengendapan kristal asam urat dalam rongga sendi. Gejala klasik asam urat ialah serangan akut berulang yang sangat nyeri pada jempol kaki, beberapa sendi lainnya. Asam urat akut sering berulang dan berhubungan dengan peningkatan kadar asam urat dalam darah (hiperurisemia).

Asam urat berasal dari purin yang ada dalam inti sel yaitu asam nukleat baik yang berasal dari tubuh manusia sendiri (penderita leukimia memiliki kadar asam urat yang tinggi) maupun dari makanan yang dikonsumsinya. Kadar normal kandungan asam urat pada manusia adalah 4-7 mg/dl. Asam urat yang terbentuk dalam tubuh kebanyakan akan dikeluarkan melalui feses (kotoran) dan urin.

Dalam istilah kedokteran penyakit asam urat disebut sebagai gout. Gout terbagi atas 2 yaitu gout primer dan gout sekunder.

1. Gout Primer

Penyebab penyakit ini belum diketahui secara pasti. Bisa merupakan gabungan dari faktor genetik dan hormonal yang mengakibatkan produksi uric acid berlebihan sehingga mengganggu metabolisme tubuh.

2. Gout Sekunder

Ini disebabkan oleh cara mengonsumsi makanan yang tidak tepat. Orang yang menderita penyakit gout sekunder cenderung teledor dalam memilih makanan, lebih menyukai menyantap hidangan daging yang berpotensi meningkatkan kadar asam urat di dalam tubuh.

 

Sumber Asam Urat

Ada dua sumber utama purin dalam tubuh. Yaitu purin yang berasal dari makanan dan purin hasil metabolisme DNA tubuh. Purin yang berasal dari makanan merupakan hasil pemecahan nukleoprotein makanan yang dilakukan oleh dinding saluran cerna. Sehingga mengonsumsi makanan tinggi purin akan meningkatkan kadar asam urat darah. Oleh karena itu kita harus mengetahui makanan dan minuman apa saja yang banyak mengandung purin.

Perhatikan makanan dan minuman sebagai berikut :



A. Hiperurisemia

Hiperurisemia adalah istilah kedokteran yang mangacu pada kondisi kadar asam urat dalam darah melebihi “normal” yaitu lebih dari 7,0 mg/dl. Hiperurisemia dapat terjadi akibat meningkatnya produksi ataupun menurunnya pembuangan asam urat, atau kombinasi dari keduanya. Kondisi menetapnya hiperurisemia menjadi predisposisi (faktor pendukung) seseorang mengalami radang sendi akibat asam urat (gouty arthritis), batu ginjal akibat asam urat ataupun gangguan ginjal.

Faktor risiko yang menyebabkan orang terserang penyakit asam urat adalah pola makan, kegemukan, dan suku bangsa.

Di dunia, suku bangsa yang paling tinggi prevalensinya pada orang Maori di Australia. Prevalensi orang Maori terserang penyakit asam urat tinggi sekali, sedangkan di Indonesia prevalensi tertinggi pada penduduk pantai dan yang paling tinggi di daerah Manado-Minahasa karena kebiasaan atau pola makan ikan dan mengonsumsi alkohol.

Alkohol menyebabkan pembuangan asam urat lewat urine itu ikut berkurang sehingga asam uratnya tetap bertahan di dalam darah. Konsumsi ikan laut yang tinggi juga mengakibatkan asam urat.

Asupan yang masuk ke tubuh juga mempengaruhi kadar asam urat dalam darah. Makanan yang mengandung zat purin yang tinggi akan diubah menjadi asam urat. Purin yang tinggi terutama terdapat dalam jeroan, sea food: udang, cumi, kerang, kepiting, ikan teri.

Kalau menurut hasil pemeriksaan laboratorium kadar asam urat terlalu tinggi, kita perlu memperhatikan masalah makanan. Makanan dan minuman yang selalu dikonsumsi apakah merupakan pemicu asam urat. Pada orang gemuk, asam urat biasanya naik sedangkan pengeluarannya sedikit. Maka untuk keamanan, orang biasanya dianjurkan menurunkan berat badan.

Hal yang paling penting untuk diketahui adalah kalau asam urat tinggi dalam darah, tanpa kita sadari akan merusak organ-organ tubuh, terutama ginjal, karena saringannya akan tersumbat. Tersumbatnya saringan ginjal akan berdampak munculnya batu ginjal, atau akhirnya bisa mengakibatkan gagal ginjal.

Asam urat pun merupakan faktor risiko untuk penyakit jantung koroner. Diduga kristal asam urat akan merusak endotel (lapisan bagian dalam pembuluh darah) koroner. Karena itu, siapa pun yang kadar asam uratnya tinggi harus berupaya untuk menurunkannya agar kerusakan tidak merembet ke organ-organ tubuh yang lain.


B. Komplikasi Hiperurisemia 

1. Radang Sendi Akibat Asam Urat (Gouty Arthritis)

Komplikasi hiperurisemia yang paling dikenal adalah radang sendi (gout). Telah dijelaskan sebelumnya bahwa, sifat kimia asam urat cenderung berkumpul di cairan sendi ataupun jaringan ikat longgar. Meskipun hiperurisemia merupakan faktor resiko timbulnya gout, namun, hubungan secara ilmiah antara hiperurisemia dengan serangan gout akut masih belum jelas. Atritis gout akut dapat terjadi pada keadaan konsentrasi asam urat serum yang normal. Akan tetapi, banyak pasien dengan hiperurisemia tidak mendapat serangan atritis gout.

Gejala klinis dari Gout bermacam-macam, yaitu, hiperurisemia tak bergejala, serangan akut gout, gejala antara(intercritical), serangan gout berulang, gout menahun disertai tofus.

Keluhan utama serangan akut dari gout adalah nyeri sendi yang amat sangat yang disertai tanda peradangan (bengkak, memerah, hangat dan nyeri tekan). Adanya peradangan juga dapat disertai demam yang ringan. Serangan akut biasanya puncaknya 1-2 hari sejak serangan pertama kali. Namun pada mereka yang tidak diobati, serangan dapat berakhir setelah 7-10 hari.  Serangan biasanya berawal dari malam hari. Awalnya terasa nyeri yang sedang pada persendian. Selanjutnya nyerinya makin bertambah dan terasa terus menerus sehingga sangat mengganggu.

Biasanya persendian ibu jari kaki dan bagian lain dari ekstremitas bawah merupakan persendian yang pertama kali terkena. Persendian ini merupakan bagian yang umumnya terkena karena temperaturnya lebih rendah dari suhu tubuh dan kelarutan monosodium uratnya yang berkurang. Trauma pada ekstremitas bawah juga dapat memicu serangan. Trauma pada persendian yang menerima beban berat tubuh sebagai hasil dari aktivitas rutin menyebabkan cairan masuk ke sinovial pada siang hari. Pada malam hari, air direabsorbsi dari celah sendi dan meninggalkan sejumlah MSU tofi pada kedua tangan.

Serangan gout akut berikutnya biasanya makin bertambah sesuai dengan waktu. Sekitar 60% pasien mengalami serangan akut kedua dalam tahun pertama, sekitar 78% mengalami serangan kedua dalam 2 tahun. Hanya sekitar 7% pasien yang tidak mengalami serangan akut kedua dalam 10 tahun.

Pada gout yang menahun dapat terjadi pembentuk tofi. Tofi adalah benjolan dari kristal monosodium urat yang menumpuk di jaringan lunak tubuh. Tofi merupakan komplikasi lambat dari hiperurisemia. Komplikasi dari tofi berupa nyeri, kerusakan dan kelainan bentuk jaringan lunak, kerusakan sendi dan sindrom penekanan saraf. 

2. Komplikasi Hiperurisemia pada Ginjal

Tiga komplikasi hiperurisemia pada ginjal berupa batu ginjal, gangguan ginjal akut dan kronis akibat asam urat. Batu ginjal terjadi sekitar 10-25% pasien dengan gout primer. Kelarutan kristal asam urat meningkat pada suasana pH urin yang basa. Sebaliknya, pada suasana urin yang asam, kristal asam urat akan mengendap dan terbentuk batu. 

Gout dapat merusak ginjal, sehingga pembuangan asam urat akan bertambah buruk. Gangguan ginjal akut gout biasanya sebagai hasil dari penghancuran yang berlebihan dari sel ganas saat kemoterapi tumor. Penghambatan aliran urin yang terjadi akibat pengendapan asam urat pada duktus koledokus dan ureter dapat menyebabkan gagal ginjal akut. Penumpukan jangka panjang dari kristal pada ginjal dapat menyebabkan gangguan ginjal kronik.